Usaha ecoprint khas lereng Gunung Merapi ini berdiri pada akhir tahun 2020 ketika pihak TNGM mengadakan pelaithan ecoprint untuk masyarakat. Pada mulanya, pelatihan ecoprint diberikan kepada kelompok masyarakat lereng Gunung Merapi, tetapi tidak semua kelompok masyarakat berminat untuk melanjutkan pelatihan. Oleh karena itu, terbentuklah kelompok Masyarakat yang berminat melanjutkan pelatihan tersebut. Kelompok ini dinamai Kelompok Kreatif Acacia yang saat ini terdiri dari 7 orang wanita. Kemudian, Kelompok Kreatif Acacia diberi modal oleh pihak TNGM untuk memproduksi ecoprint dan mereka berusaha untuk memutar keuntungan hingga menjadi usaha yang saat ini dikenal oleh masyarakat.
Why named “Kelompok Kreatif Acacia”?
Kata “Kreatif” dipilih karena kelompok masyarakat berharap agar mereka mampu mengembangkan usaha berkelanjutan selain produksi ecoprint, sedangkan kata “Acacia” berasal dari spesies tumbuhan yang dapat hidup dimana saja. Oleh karena itu, kelompok masyarakat ini berharap dapat mengembangkan beberapa jenis usaha kreatif yang tersebar luas di berbagai daerah.